INILAH.COM, Malang – Pelatih Persema Malang, Rudi
Hariantoko mengakui timnya tampil buruk pada kekalahan memalukan 4-0
dari Persijap Jepara. Dia mengakui timnya jarang latihan.
Persema
harus menerima kekalahan telak dari Persijap dengan skor 4-0 dalam
lanjutan Liga Prima Indonesia (LPI) di Stadion Gajayana Malang, Sabtu
(14/4/2013).
Atas kekalahan tersebut, Rudi berdalih, penurunan
performa para pemain Laskar Ken Arok karena minimnya latihan yang
dilakukan oleh tim. Dia menyebut timya sudah tidak berlatih selama satu
bulan.
“Pasca KLB PSSI, 17 Maret lalu, para pemain jarang latihan.
Hampir satu bulan kami tidak berlatih. Itu membuat performa para pemain
menurun drastis,” kata Rudi.
Dia menambahkan, sebelum
pertandingan melawan Persijap, Kim Kurniawan cs hanya memiliki waktu
seminggu untuk mengembalikan kondisi tubuh.
"Waktu seminggu itu
tidak cukup untuk memulihkan kondisi fisik yang menurun. Apalagi lawan
kita Persijap yang merupakan tim bagus, jadi saya minta maaf atas
kekalahan ini," dia menjelaskan.
Menurutnya, pemampilan anak
asuhnya belum maksimal karena banyak pemain andalan yang menderita
cedera seperti penyerang Joko Priyatno.
"Apapun hasilnya saya
tetap salut pada pemain yang mau bekerja keras. Kekalahan ini akan jadi
motivasi kita untuk menjalani pertandingan selanjutnya," tandas Rudi.
Bagi
Rudi, pertandingan itu merupakan debutnya sebagai pelatih Persema. Dia
menggantikan posisiSlave Radovski yang memutuskan untuk menanggalkan
jabatannya. Di samping itu, Persema juga ditinggal dua pemain senior,
Leonard Tupamahu dan Anggo Julian.
Ketiga orang tersebut
meninggalkan Persema lantaran Laskar Ken Arok musim depan akan tampil di
Liga Amatir. Hal itu terjadi setelah PSSI telah memecat Persema sejak
2011 lalu karena membelot dari Liga Super Indonesia (ISL) ke Liga Prima
Indonesia (LPI). (beritajatim)
Sumber : www.inilah.com


0 komentar:
Posting Komentar