Home » » Robben Cetak Gol, Munchen Juara Liga Champions!

Robben Cetak Gol, Munchen Juara Liga Champions!

Written By Unknown on Minggu, 26 Mei 2013 | 9:52 AM

INILAH.COM, London - Bayern Munchen resmi menjadi juara Liga Champions 2012-13 setelah mengalahkan Borussia Dortmund pada partai all German final di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu dini hari (26/5/13) WIB.
Dortmund sanggup memberikan tekanan di awal babak pertama. Pressing ketat sejak di tengah lapangan dan serangan balik kilat menyulitkan Munchen mengembangkan penguasaan bola. Namun tekanan tersebut mengendur di babak kedua, membuat Ribery dkk lebih leluasa bermain dengan gayanya sendiri.
Hasilnya, Mandzukic berhasil mencetak gol pembuka, meski sempat dibalas lewat penalti Gundogan. Aksi Robben pada menit akhir memastikan Munchen menjadi juara dengan skor 2-1.
Jalannya pertandingan:
Kedua tim menurunkan formasi identik 4-5-1, memastikan permainan bakal ketat di lini tengah. Pelatih Dortmund, Jurgen Klopp, yang tak bisa menurunkan playmaker utama, Mario Gotze, menurunkan Sven Bender, Ilkay Gundogan, Jakub Blaszczykowski dan Kevin Grobkreutz, sementara Marco Reus sebagai penyerang lubang.
Di kubu Munchen, pelatih Jupp Heynckes mengandalkan Franck Ribery dan Arjen Robben di sayap, serta Javi Martinez, Thomas Muller serta Bastian Schweinsteiger di tengah.
Bermain di partai final tak lantas membuat kedua tim demam panggung. Keduanya langsung menampilkan permainan menyerang dengan serangan balik kilat, yang konsisten ditampilkan sejak pertandingan awal Liga Champions hingga partai pamungkas ini.
Perlahan, Dortmund terlihat lebih superior dari Munchen. Die Borussen sanggup mematahakan serangan Munchen tak jauh dari garis tengah lapangan dan mengubahnya menjadi serangan balik mematikan.
Dua tembakan ke arah gawang membuat Munchen kian tertekan. Tendangan jarak jauh Lewandowski pada menit ke-14 berhasil dimentahkan Manuel Neuer. Kurang dari semenit kemudian, bomber Timnas Polandia itu kembali mengancam gawang lawan. Tendangan first time Blaszczykowski menyambut umpan dari sayap kanan kembali ditepis Neuer.
Empat menit kemudian, Reus menunjukkan aksi individu. Cepat ia menggiring bola dari tengah menusuk ke dalam kotak penalti. Aksinya diakhiri dengan tendangan ke arah gawang, namun bola kembali ditepis Neuer dengan tinjunya.
Mental juara ditunjukkan Die Roten. Setelah beberapa saat lamanya tertekan, mereka mulai bangkit menyerang. Sebuah serangan kilat, yang berasal dari pelanggaran di tengah lapangan dibangun. Bola mengalir cepat bersamaan dengan langkah Ribery di sayap kiri. Umpan silangnya sanggup ditanduk Mandzukic, namun Weidenfeller juga sigap menepisnya.
Menit ke-29, bola sanggup dicuri pemain Munchen dari kaki Schmelzer. Sebuah umpan terobosan langsung dilepas kepada Robben di sayap kanan, yang kemudian berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan. Weidenfeller pun kembali menjadi pahlawan ketika ia mampu menghentikan bola lob penyrang Timnas Belanda itu.
Giliran Dortmund menyerang lima menit kemudian. Lewandowski ditempel ketat oleh Boateng saat menerima umpan terobosan. Namun ia masih sanggup menggiring bola hingga ke dalam kotak penalti dan melepas tendangan mendatar. Bola berhasil ditepis Neuer.
Tempo permainan tak juga menurun di penghujung babak pertama. Kedua tim masih mencoba menyerang secepat mungkin ke jantung pertahanan lawan. Menit ke-43, Robben berhasil mengontrol umpan lambung di kotak penalti lawan. Dari jarak kurang dari tiga meter, tendangannya berhasil diblok Weidenfeller.
Hingga babak pertama usai, belum ada gol tercipta. Munchen unggul dalam penguasaan bola 63 banding 37 persen, namun Dortmund, yang mengandalkan serangan balik, mampu melepaskan tembakan ke gawang lebih banyak, yakni 5 banding 3.
Tempo laga menurun di awal babak kedua. Dortmund tampak terbawa permainan Munchen, bermain lebih lambat di lini tengah. Alhasil, Munchen kian bebas mengembangkan permainannya.
Gol akhirnya tercipta pada menit ke-60. Sebuah serangan dibangun dari sayap kanan. Ribery kemudian melepas terobosan ke dalam kotak penalti untuk Robben. Penyerang Timmnas Belanda itu berhasil melepas umpan silang datar, yang dikonversi Mandzukic menjadi gol.
Namun keunggulan Die Roten hanya bertahan tujuh menit. buah kecerobohan Dante. Entah apa yang dipikirkan sang bek, ia tak mampu menahan nafsunya untuk menghalau bola lambung dengan kakinya di kotak penaltinya sendiri, meski Reus berada pada posisi yang lebih dekat. Alhasil, bola berhasil disundul Reus sementara kaki Dante bersarang di perut sang gelandang.
Wasit tanpa ragu meunjuk titik putih. Gundogan yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil melesakkan bola ke sudut kiri bawah gawang lawan, sementara Neuer melompat ke arah yang berlawanan. Kedudukan berubah menjadi 1-1 pada menit ke-67.
Usai gol ini, tempo permainan kembali menurun. Kendali permainan pun berada di kaki Munchen. Menit ke-75, David Alaba memanfaatkan bola muntah dan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti ke arah tiang kiri gawang. Bola ditepis Weidenfeller.
Lima menit kemudian, tendangan Mandzukic memanfaatkan bola silang Lahm hanya menerpa tiang gawang.
Munchen akhirnya mencetak gol kedua pada menit ke-89. Ribery mendapat kawalan dari dua bek saat menggiring bola ke dalam kotak penalti lawan. Strategi ini efektif untuk membuat bola lepas dari kaki gelandang Prancis itu. Namun bola muntah berhasil direbut Robben. Ia melewati satu bek lawan sebelum menaklukkan kiper Weidenfeller dengan tendangan terarah ke sudut kiri bawah gawang lawan.
Kedudukan 2-1 untuk Munchen bertahan hingga laga usai, trofi Liga Champions pun menjadi milik Die Roten.
Daftar pemain:
Borussia Dortmund: Roman Weidenfeller; Neven Subotic, Mats Hummels, Lukasz Piszczek, Marcel Schmelzer; Sven Bender (Nuri Sahin 91’), Ilkay Gundogan, Marco Reus, Jakub Blaszczykowski (Julian Schieber 91’), Kevin Grobkreutz; Robert Lewandowski. Pelatih: Jurgen Klopp.
Bayern Munchen: Manuel Neuer; Dante, Jerome Boateng, Philipp Lahm, David Alaba; Franck Ribery (Luiz Gustavo Dias 91’), Javi Martnez, Arjen Robben, Thomas Muller, Bastian Schweinsteiger; Mario Mandzukic (Mario Gomez 94’). Pelatih: Jupp Heynckes.

Sumber : www.inilah.com

0 komentar:

Posting Komentar