INILAH.COM, London - Konsentrasi
menjadi faktor utama dalam laga sekelas Final Liga Champions. Segalanya
bisa buyar hanya karena lengah semenit saja. Itu pula yang dialami
Borussia Dortmund.
Dortmund tumbang 1-2 dari Bayern
Munchen pada final Liga Champions 2012-13 yang digelar di Stadion
Wembley, Inggris, Minggu dini hari (26/5/13) WIB. Gol penentu kemenangan
tercipta pada menit-menit akhir.
“Pertama-tama, selamat untuk
Munchen, karena mereka menang. Setelah pertandingan, Anda harus
menghormati apapun hasil yang tercipta,” kata Klopp seperti dilansir BBC.
Gol
kemenangan Munchen berawal dari tendangan bebas, yang kemudian diterima
Ribery di kotak penalti. Pemain Timnas Prancis ini sanggup menarik
perhatian dua bek lawan sekaligus sehingga rekannya Arjen Robben, tak
terkawal saat merebut bola liar. Dengan cepat, Robben membawa bola
mendekati gawang dan menaklukkan kiper lawan.
“Saya tak melihat
lagi gol penentu kemenangan tersebut. Itu adalah tendangan bebas dan
kami tidak berada pada formasi yang tepat. Gol itu tercipta di
penghujung laga, ini adalah pertandingan yang berat bagi kami dan saya
bisa lihat itu sejak menit ke-75.”
“Kami layak berada di final,
kami menunjukkan hal tersebut malam ini. Ini bukanlah yang terpenting,
tetapi adalah salah satu yang penting,” pelatih berusia 45 tahun itu
mengakhiri.
Dortmund sanggup memberikan tekanan di awal babak pertama. Pressing
ketat sejak di tengah lapangan dan serangan balik kilat menyulitkan
Munchen mengembangkan penguasaan bola. Namun tekanan tersebut mengendur
di babak kedua, membuat Ribery dkk lebih leluasa bermain dengan gayanya
sendiri.
Hasilnya, Mandzukic berhasil mencetak gol pembuka pada
menit ke-60, meski sempat dibalas lewat penalti Gundogan tujuh menit
kemudian. Aksi Robben pada menit akhir memastikan Munchen menjadi juara
dengan skor 2-1.
Sumber : www,inilah.com


0 komentar:
Posting Komentar